Yoga Prasetya

Be Your Self

GUNDAHKU…..

with 9 comments


kubentangkan sayapku dan akan terbang tinggi mengitari dunia fana

Scientiarum, sebuah majalah yang aku kenal sejak mei 2008 lalu. Aku cukup merasa senang bergabung dengan media ini, banyak hal yang aku dapat dari media ini. Aku bisa belajar menulis, banyak teman, bahkan aku bisa dikenal banyak orang melalui media ini.

Cukup banyak pengetahuan yang aku dapat dari media ini. Awalnya aku tertarik dengan media ini karena aku suka menulis. Dan aku banyak belajar dari media ini ketimbang aku belajar di Fakultasku.

Selama aku bermahasiswa di Fakultas Sains dan Matematika, aku merasa aku ini tidak dapat apa-apa. padahal aku sudah bermahasiswa selama satu tahun lebih. Tapi, sekarang ini aku masih plonga-plongo tidak tau apa-apa. bahkan, saat ditanya nama kimia dari NH4 dengan terbata-bata aku menjawab.

Sungguh ironis bukan, ketika mahasiswa jurusan kimia tapi di tanya senyawa kimia tidak tau. Semua itu karena kegoblokanku, aku sangat malas sekali menyentuh yang namanya buku. dasar mahasiswa pekok… pengen pinter tapi males baca! Itu mungkin ejekan yang pas buatku.

Pernah di suatu malam, aku dan Satria pergi kekostnya mas Bambang yang berada di Jl. Kauman. Aku di ejek habis-habisan sama Adi Kriting dia itu mantan mahasiswa Fakultas Elektro dan sekarang bekerja menjadi wartawan di Suara Merdeka. Aku malu dan sangat malu sekali saat itu. Tapi, aku tidak bisa apa-apa pada saat itu. karena ejekan yang dilontarkan Adi memang pas buatku.

Saat itu aku tak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa diam dan merenung sambil sesekali meneguk seperempat gelas vodka, yang kata Adi minuman bikin tambah pinter heheheh… (kalau mabuk jadi pinter ngoceh maksudnya)

Dari situ aku mulai bangkit dari kematian (mati dari kepekok,an). Aku mulai belajar untuk suka membaca, membaca apa saja sekiranya itu penting bagiku. Selain itu, aku mau membaca karena aku tidak mau jadi wartawan pekok yang sempit wawasannya.

Aku memang banyak menulis tapi tulisan-tulisan yang aku hasilkan tak ada yang bermutu, seperti yang kalian lihat di blogku ini. ”Wes jan blas gak mutu…” mungkin itu perkataan yang keluar dari setiap orang yang membaca blogku.

Terus terang aku pengen punya tulisan yang sedikit berkualitas seperti punya Satria atau teman-temanku yang lain di Scientiarum.

Aku tak pernah patah semangat, terus saja aku menulis. ”rak bermutu yo ben..” pikirku saat ini yang penting aku serius belajar menulis.

Saat ini aku jadi pemimpin redaksi di Scientiarum. Masih saja aku berfikir ”apakah aku ini pemimpin pekok? karena aku adalah wartawan pekok!”.

Namun, disaat yang seperti ini aku tidak mau menjadi seorang yang pekok lagi. Aku akan berusaha untuk tidak menjadi pemimpin yang pekok. Karena aku menggendong tanggung jawab yang besar di Scientiarum.

Aku talah menggantikan tanggung jawab Satria di Scientiarum. Teman-teman menunjukku untuk menggantikan Satria menjadi pemimpin redaksi.

Aku baru resmi menjadi pemimpin redaksi di Scientarum per januari 2008. pada malam tahun baru dulu, aku sempat berbincang dengan Satria membahas kondisi Scientiarum saat ini. Dari perbincangan itu, aku dikagetkan dengan perkataan Saria yang mengatakan ”aku mau keluar dari Scientiarum dan mulai perjanuari nanti aku tidak mau namaku ada di masthead Scientiarum”.

Aku menghela nafas panjang dan mulai berpikir, bagaimana kalo itu benar akan terjadi, apakah aku mampu memimpin Scientiarum tanpa orang seperti dia?. Sebenarnya aku masih butuh Satria di saat kondisi Scientiarum yang menurut saya sedang sakit.

Aku tak tau persisnya mengapa satria memutuskan seperti itu. Aku hanya menerawang jauh dengan tatapan kosong sambil berfikir ”apakah ini tanda-tanda kehancuran untuk Scientiarum?” tidak… aku tidak mau Scientiarum berakhir sampai di sini. Scientiarum memang sedang dilanda kekacauan interennya tapi aku ingin terus membangkitkan Scientiarum.

Sejujurnya aku masih butuh bimbingan dari Satria untuk menjadi pemimpin yang baik. Karena bagiku Satria adalah pemimpin yang baik di Scientiarum. Karena dia mampu membuat perubahan besar di Scientiarum.

Aku masih sedikit merasa tenang, karena masih ada Kiko dan mas Bambang mereka berdua adalah seniorku di Scientiarum juga di tingkat mahasiswa. Mungkin, mereka berdua bisa membimbingku untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Apalagi mas Bambang juga mantan pemimpin redaksi sebelum Satria.

Kembali aku di buat gundah. pada 3 Januari kemarin aku mendapatkan SMS dari Prita yang isinya tentang pengunduran diri. Prita adalah mahasiswi FKIP-PGSD. dia wartawan baru di Scientiarum, hasil reportasenya cukup bagus, mungkin karena dia selalu di bimbing oleh mas Bambang saat magang dulu.

Aku tak tau penyebab yang pasti kenapa Scientiarum terasa lemah sekali dalam organisasi. tapi biarlah kalau memang itu kemauan mereka, aku hanya ingin membangkitkan Scientiarum dengan kemampuan yang aku miliki.

Sebagai seorang pemimpin di Scientiarum, aku ingin menjadikan wartawan Scientiarum benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh. Aku tidak ingin wartawan Scientiarum hanya di jadikan status belaka. Tapi, benar-benar seorang wartawan yang hebat dan bukan sebagai wartawan pekok.

Aku akan berusaha sekuat mungkin dan akan meneruskan perjuangan Satria dan mas Bambang. Karena, bagiku mereka bukanlah wartawan pekok tapi benar-benar wartawan yang profesional. Akan aku terapkan misi Scientiarum menggali dan mewartakan pengetahuan seluas-luasnya dengan prinsip-prinsip jurnalisme yang benar. agar wartawan Scientiarum tidak menjadi wartawan pekok tapi menjadi wartawan yang profesioal.

Yah… semoga saja aku bisa memimpin Scientiarum dengan baik. Meskipun terkadang merasa berat tapi aku yakin aku bisa.

Iklan

Written by zoegha

Januari 4, 2009 pada 7:18 am

Ditulis dalam cerpen

9 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Halo kamerad!

    Kau bicara kayak aku mau pergi ke Rusia aja. Aku masih di Salatiga. Kita bisa ngobrol kan?

    Saat ini aku memang sudah tak mau terlibat langsung dengan urusan manajemen organisasi ini. Bikin sakit hati, makan hati. Sudah cukup setahun aku di sini. Aku mau belajar jadi penulis aja, betul-betul fokus di jurnalisme. Aku nggak mau ngurusin organisasi, ikut rapat, debat. No way!

    Kalo ada apa-apa, aku akan ada di perpus, atau warnet Dobleh, atau tempat lain dimana ada akses internet. Karena aku sulit nulis tanpa Google. Hehehehh ….

    Teroeskan perdjoeangan!

    STR

    Januari 4, 2009 at 9:19 am

  2. ok cak… kalo begitu…
    aku akan tetap teruskan perjuangan Scientiarum.
    aku juga tidak mau Scientiarum berakhir begitu saja.

    ok… kalo aku butuh kamu kita chatingan ya cak…

    zoe

    Januari 4, 2009 at 10:01 am

  3. Gitu dong!

    STR

    Januari 4, 2009 at 10:13 am

  4. Yo ngono, Senior karo Yunior ki sing rukun….
    Sukses selalu buat kalian semua…

    Ha…ha…ha…

    Bejo Saputro

    Januari 4, 2009 at 11:15 am

  5. pesan aja :
    1. rajin kuliah
    2. Jangan meremehkan orang lain
    3. rajin DOA
    4. tetap percaya diri
    5. rajin menulis
    6. Banyak lakukan refleksi terhadap kehidupan
    7. bila ingin di pahami, cobalah pahami orang terlebih dahulu

    febri

    Januari 5, 2009 at 11:17 am

  6. Semua anggota Scientiarum punya Hak dan Kewajiban yg sama di dlm organisasi ini. Komunikasi dan ikatan tali silaturahmi akan terus terjalin sampai kapan pun juga. Yoga tidak perlu cemas krn Keluarga besar scientiarum akan terus ada didekatmu dan mendampingi, tentu dengan beragam caranya masing-masing 🙂 Peace and Love (XT kaleeee hahaha).

    Ferdi

    Januari 8, 2009 at 7:11 am

  7. Yoga SemangaD!!!
    ^.^
    Kita semua berjuang bersama…
    Kita torang bersaudara…

    Yosi

    Januari 12, 2009 at 6:47 am

  8. sampai saat ini aku masih merasa gundah dengan keadaan Scientiarum. beberapa teman mendukungku untuk terus semangat dan berjuang untuk Scientiarum namun ada beberapa yang biasa saja melihat kondisi Scientiarum saat ini. saat ini aku hanya berharap kepada teman-teman agar tetap semangat dalam membangun Scientiarum dan jangan malas-malasan karena upah dari kemalasan adalah kebodohan.

    thanks buat teman-teman Scientiarum

    zoegha

    Januari 15, 2009 at 2:24 pm

  9. hi…lam kenal dari aku ya…
    cah indramayu

    Lien.a

    Januari 25, 2009 at 7:48 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: